Friday, May 9, 2014

cetak cetuk berceletuk

Maafkan katanya melalui cetak-cetuk berceletuk
Mengapa maaf?
Maafkan untuk tidak mengagumi(mu) seperti mereka yang kagumi(mu)
Mengapa begitu?
Simpel , karena aku bukan mereka yang gemar mengagumi hal-hal yang biasa ditemukan di lapangan
Aku tidak lantas tunduk ... tidak bisa bukan orijinal(ku) begitu

Dulu ada bilangan begini, "saling menghormati di antara sesama manusia".
Kali ini ku bertanya mengenai ini pada(mu). Bisakah kita saling menghormati?

Ket: cetak cetuk hanyalah kata keluar spontan dari aliran kreatif yg berbunyi. Salam membunyikan aliran dengan pengiring yg diyakini dalam berkarya.



No comments:

Post a Comment