Sunday, January 20, 2019

Cerita-cerita mereka

Adakah? Di tempatmu yang bercerita seperti mereka? Berbicara tentang nyata dan bayangan, kedatangan dan kepergian sinar emas seperti sapa kemudian pergi dan mengulangnya dengan penuh senyum. Cerita-cerita ringan tentang berjabat yang layaknya sebuah jembatan penghubung, menambah informasi ringan untuk sekedar diketahui tanpa embel-embel. Cerita-cerita tentang si terang, si gelap yang saling menyeimbangkan satu komposisi alam namun tetap menyenangkan tanpa harus saling menghina. Cerita-cerita tentang temperatur yang naik turun seperti tanjak dan landai pada saat menapaki langkah-langkah menuju tempat-tempat tidak terduga. Cerita-cerita tentang suara-suara syahdu yang selalu muncul saat pergantian waktu menuju malam. Cerita-cerita tentang angin yang lewat dan membisiki mereka dengan seruan-seruan yang datang dari jauh. Pernahkah kamu tahu bahwa mereka memiliki cerita-cerita yang selalu datang dari tanah jauh. Meski jauh mereka tahu keadaan teman-teman dan keluarganya meski berbeda class dan ordo. Cerita-cerita yang beraneka ragam dari dunia manusia. Adakah kamu tahu lingkaran mereka sangatlah kuat di seluruh dunia dan saling menyemangati? Mereka, tumbuhan yang tidak mati tentu karena NYA memberikan kehidupan untuk selalu tumbuh,bertahan,mendengar,bercerita dalam bisunya di pandangan para manusia. Adakah kamu tahu? Suatu hari mereka akan benar-benar bercerita tentang banyak hal mengenai manusia -manusia. Diantara cerita-cerita mereka sore itu, melayanglah pikiran pada peringatan-peringatan tentang suatu masa dimana mereka akan menjadi penolong bagi mereka yang mengingat tentang alam semesta. Peringatan-peringatan dari yang sedikit diantara tak terhitung. Hai Sore cemerlang, terimakasih untuk cerita-ceritanya tentang alam semesta dan isinya. Cerita berikutnya tentang apa? Entahlah, berjalan saja lagi hingga cerita berikutnya muncul.

Tuesday, December 11, 2018

Air 💦

Sumber kehidupan. Kadang menjadi koloni titik setelah hujan, sebelum kembali ke rumahnya dan bercengkrama dengan awan lalu turun sambil menyapa angin dan bercerita dengan tanah juga tumbuhan. Layaknya matahari diatas sana, air menjadi teman baik di banyak titik dunia. Ademmm. Terimakasih Sang Maha Pencipta untuk air yang diberikan pada bumi.

Thursday, October 4, 2018

Sang Penentu

Natural emotion Tak tik tuk... Ketak-ketik ketuk! Dan dia tahu belum waktunya melihat wajah dunia saat itu. Tak tik tuk... Ketak-ketik ketuk! Ada yg ketuk tuk melihatnya lebih cepat, namun tak tik tuk ketak-ketik ketuk! Belum waktu jadi jangan berharap lebih. Hahaha lucu sekali 😁😁😁. Ada yang memaksa namun ada YANG MENENTUKAN. Hebatnya dunia tak tik tuk ketak-ketik ketuk! Selalu ada pesan tersirat dari Sang Maha Pencipta yang Agung itu. Di setiap emosi itu hei hei hei DIA beri penawarnya. Siapa beruntung dia dapat hadiahNYA 😇. Sampai ketemu di tak tik tuk ketak-ketik ketuk selanjutnya teman-teman. Terimakasih yaa masih membaca catatan - catatan kecil ini.

Tuesday, September 11, 2018

Tak tik tuk dunia ceria 😁

Tak tik tuk dalam ketak-ketik-ketuk... Dunia ceria itu jauh dari penyekutuan terhadap Sang Maha Pencipta. Ceria dari hati tanpa basa-basi. Sesederhana itu? Iyaa 😁. Dunia ceria kasih cara kita untuk kenal Sang Maha Pencipta dengan ragam cara. Tak tik tuk... Haiiii dunia ceria, terimakasih untuk segala cara ringannya, kami jadi belajar 😊. Dunia ceria banyak bercerita tentang keagungan Sang Maha Pencipta yang menyayangi seluruh ciptaanNYA. Seruuu seperti berada di lapangan sambil bermain dan berkarya bersama teman-teman dari segala penjuru. Dunia ceria ituuu sederhana, asiiiik, penuh kebahagiaan. Lalala tidak berlalu semua cerita hanya disimpan dengan baik sebagai teman dalam perjalanan kemana saja. Cerita dunia ceria selalu ada Sang Maha Pencipta, jadi kemanapun berpergian selalu bersamaNYA. Seruuu! Lalala... Ehhh diluar sana dimana saja, apa kalian sudah bertemu dengan dunia ceria? 😁 Semoga sampai yaa untuk yang belum sampai. Tak tik tuk... Mari berjalan lagi 😊.

Thursday, May 3, 2018

Menjulang

Mereka tumbuh. Tumbuh tinggi keatas menjulang tersenyum untuk segala pelajaran yang mereka rasa sebelum tingginya. Keluarga bambu senang berkumpul, belajar bersama hingga besar nanti mereka kokoh dan tangguh. Kelihatan ramping namun penuh manfaat. Keluarga bambu tak egois, kecil belajar bersama, besar berjalan bersama juga. Don't judge things by outfit keluarga bambu bercerita. Banyak yg melihat sebelah mata pada kerampingannya, padahal selama berabad - abad bambu punya manfaat banyak untuk sekitar. Tumbuh tinggi itu perjuangan, bukan sekedar disuapi lalu meninggi. Ada banyak tantangan untuk jadi seperti sekarang. Akan tetapi jangan juga melupakan kuasa Yang Maha Esa, karena ijinnya kami tumbuh, bisa bertahan dalam proses tumbuh sampai nanti menjadi bambu tangguh yang pernah ada. Tumbuh menjulang sambil terus percaya pada perjalanan yang diberikanNYA. Terimakasih Yang Maha Kuasa memberikan Percaya.

Friday, February 9, 2018

Di atas sana

Adakah yang sama? Jikalau melihat ke atas, ada berapa cerita sama di atas sana? Pernahkah menemukan sama? Kalau saya, rasanya belum pernah. Belum pernah memunculkan "heiii kami ini kaya! Jangan dihitung karena tak terhitung". Tempat boleh sama cerita boleh jadi berbeda. Disana, diatas sana koloni awan banyak sekali, dengan cerita yang berbeda. Dan mereka bercerita tentang dunia. Kehidupan koloni awan lagi-lagi mengingatkan bahwa penguasa dunia adalah NYA, Sang Maha Pencipta. Dan kehidupan di atas sana pun bersujud padaNYA.

Friday, January 26, 2018

Cara Pandang

Jalan terus, terus jalan. Sampai kapan? Oh sampai diizinkanNYA berhenti dong. Di jalan liat apa? Banyak yang jadi sedikit, sedikit yang jadi banyak, pengulangan, dll. Hohoho... Menarik gak? Menarik dong. Apa yang bikin tertarik? Cara pandang... Di jalan banyak nemu itu. Ngingetin pelajaran ttg sudut pandang gambar dalam satu bidang kertas atau kanvas. Kayak maen drone lah. Terus apa istimewanya si cara pandang? Dia ngenalin kita sama polahnya manusia. Mmm...? Cara pandang ngasih tau kita untuk belajar banyak banget dari ujung ke ujung terus ngider sambil liat view disekitar. Dimana si view gak cuman dari mata kita doang tapi juga dari mata orang. Abis itu ada keberkahan untuk tukeran cerita dong, tukeran sudut pandang yang bikin otak kita kerja untuk filter hal-hal asik. Cara pandang tu kayak dapur hahaha, dia kerja sama ma otak buat menghasilkan hidangan yang baik. Wowww... Asik ya kenalan ma cara pandang? Yop! Dia ngenalin kita buat menjelajah banyak bumbu pokoknya. Jadi lapar. Bwahaha lapar gak pake baper tapi yaa. Daripada lu lapar mending langsung kenalan sama si cara pandang aja. Dimana dia? Dimana-mana ada kok, lu cuman tinggal ngobrol ma orang nah disitu dia tinggal. Rasain deh enaknya kenal si cara pandang. Cara pandang tu gokiiiiil karena ujung2nya dia selalu ngingetin kita tentang Sang Maha Pencipta dengan segala karyaNYA di dunia.